Janji Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla 5 tahun ke depan | Indonesia Transport Supply Chain & Logistics

Pergantian pemerintahan  diakhir 2014 membawa optimisme baru. Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla menjanjikan  bahwa pada periode pemerintahannya selama lima tahun kedepan akan memfokuskan pembangunan infrastruktur besar-besaran. Salah satu  rencana utama untuk mengatasi permasalahan logistik  yang ingin dilakukan oleh Jokowi-JK adalah  membangun belasan pelabuhan baru demi terwujudnya tol laut demi terciptanya jaringan transportasi multimoda dan pusat logistik di pelabuhan laut utama.

Edy Putra Irawady, Deputi Menko Bidang Industri dan Perdagangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan bahwa ”Indonesia merupakan pasar yang potential bagi sector logistik, pertumbuhan perekonomian yang berkelanjutan dan kebutuhan domestik telah membuka peluang bagi para pelaku usaha untuk berinvestasi di sector ini. Selain itu  Pemerintah juga gencar melakukan berbagai upaya guna menyederhanakan proses perdagangan baik nasional maupun internasional agar dapat menekan biaya logistik serta membangun berbagai akses transportasi seperti pembangunan jalan tol, tol laut, bandara dan pelabuhan.”

Carmelita Hartoto , Wakil Ketua Urusan Logistik, KADIN mengatakan bahwa “Percepatan pembangunan di industri transportasi dan logistik mutlak harus dilakukan agar  mampu bersaing di tingkat regional. Pembenahan infrastuktur disegala bidang termasuk birokrasi akan menurunkan biaya logistik dan menjadikan  Indonesia mampu bersaing menghadapi MEA 2015. Penyelenggaraan ITSCL dan ILI 2015 diharapkan dapat menjadi  wadah komunikasi bagi para pelaku Industri guna menjawab tantangan- tantangan disektor transportasi dan logistik”.

Dilain pihak  Yukki Nugrahawan Hanafi, Ketua Asosiasi Logistik & Freight Forwarder Indonesia (ALFI)mengatakan  bahwa “ Disamping mengatasi faktor utama yang menjadi hambatan logistik di Indonesia yakni tingginya biaya dan rendahnya pelayanan, Indonesia perlu meningkatkan produktivitas.  Kami telah mencanangkan  program reformasi logistik yang didalamnya terdapat 5 poin  perubahan yaitu Harmonisasi Regulasi, Infrastuktur, kebijakan Fiskal, Pendidikan dan Sumber Daya Manusia”.  Selain reformasi logistik, rekonstruksi daya saing juga perlu dilaksanakan, hal ini  karena  akan dimulainya ASEAN terbuka dan  kita harus bersaing diantara negara ASEAN  lainnya.  Saat ini Indonesia masih menduduki  posisi ke-5 diantara Negara ASEAN.  Biaya logistik indoensia masih tinggi  yaitu 26% dari PDB.  Ini harus segera dibenahi, target perbaikan  untuk 4,5 tahun mendatang harus segera dilakukan, karena apabila tidak Indonesia akan kalah bersaing dengan negara ASEAN”.

“ALFI  sebagai salah satu  asosiasi  sangat mendukung Pemerintahan Jokowi-JK dalam rangka rencana pembangunan infrastruktur, dan mendorong perusahaan yang bergerak dibidang pelabuhan dan bandara udara khususnya dibawah kementrian BUMN untuk dapat terus memperbaiki pelayanan. Tambahnya

Untuk memenuhi permintaan pasar dan memperluas cakupan industri di sector Transportasi, rantai pasokan dan logistik, acara Indonesia Transport, Supply Chain and Logistic memperkenalkan 3 vertikal segmen baru yaitu  E-Commerce, Cold Chain and Commercial Vehicle di acara Power lunch session, acara pre-event dari penyelenggaraan pameran internasional Indonesia Transport, Supply Chain dan Logistics & Intralogistics (ITSL&ILI) yang akan diadakan pada tanggal 7 – 9 Oktober 2015 di JIEXPO – Kemayoran, Jakarta.

James Boey, General Manager Reed Panorama Exhibitions menyatakan bahwa “Di delapan bulan pertama pemerintahan  baru terpilih  telah melakukan berbagai perbaikan iklim berusaha di Indonesia, pembangunan Infrastruktur logistik di tahun – tahun mendatang  akan  membuka peluang bagi perusahaan lokal dan International untuk bersama – sama berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi. Tahun ini kami memperkenal 3 vertikal segment baru  di sektor logistik yaitu E-Commerce, Cold Chain dan Commercial Vehicle”.

“Pengenalan segmen baru untuk truk dan kendaraan komersial, cold chain logistik dan E-commerce sektor logistik  sebagai bagian dari ITSCL  dan ILI kami rasakan tepat waktu. Beberapa tahun terakhir minat investor di sektor ini cenderung meningkat,  oleh karena  itu kami berharap dengan diperkenalkannya E-Commerce, Cold Chain dan Commercial Vehicle kepada para pelaku usaha , dapat menjadikan ITSCL dan ILI sebagai platform tunggal dan  agenda penting bagi  pelaku industri untuk bersama – sama bertukar ide, berbagi pengetahuan dan inovasi terbaru mengenai produk dan jasa di sektor logistik”. tambah James

 

Source : http://www.transport-supplychain-logistics.co.id/news/janji-presiden-jokowi-dan-wapres-jusuf-kalla-5-tahun-ke-depan